www.korannasional.com–Pengembang PT PP Properti Tbk (PPRO) akan membangun proyek apartemen dengan sasaran konsumen untuk kalangan mahasiswa dan eksekutif muda.

Kehadiran apartemen yang diberi nama Apartemen Evencio ini terletak di dekat Tugu Selamat Datang Kota Depok di Jalan Margonda dekat dengan 2 universitas ternama, Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Gunadarma (Gundar) serta beberapa universitas lainnya baik yang ada di Kota Depok maupun yang ada di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan yakni Universitas Pancasila dan IISIP Jakarta.

Selain itu, apartemen premium ini juga dekat dengan 3 stasiun Kereta Commuter Line yakni stasiun Pondok Cina, stasiun UI dan stasiun Pancasila serta dekat dengan beberapa rumah sakit dan pusat perbelanjaan yang ada di Jalan Margonda.

Proyek “premium student apartment” ini akan dibangun 2 menara yang masing-masing berkapasitas 600 unit akan dibangun di kuartal I tahun 2017.

Mayoritas atau 70 persen apartemen ini ditawarkan dalam tipe studio (one bedroom), sementara 30 persen sisanya merupakan tipe dua kamar tidur (two bedroom). “Kami telah menyiapkan investasi sekitar Rp600 miliar untuk pembangunan 2 menara apartemen,” ujar Direktur Utama PP Properti, Taufik Hidayat, di Depok, Sabtu (27/8/2016).

Apartemen Evencio akan dilengkapi bermacam fasilitas. Pada awal peluncurannya, Evencio Margonda dijual dengan harga Rp 14,5 juta per meter persegi, kemudian pada fase kedua dijual Rp 16 juta per meter persegi, dan saat ini masuk fase ketiga ditawarkan dengan harga Rp 16,3 juta per meter persegi. “Fase pertama dan kedua sudah sold out,” ungkap Taufik.

Masing-masing menara Evencio Margonda berkapasitas 600 unit dengan tinggi 38 lantai dan dibangun di atas lahan total seluas 5.500 meter persegi.

Adapun tipe-tipe unit yang dipasarkan adalah studio dengan luas 23 meter persegi, satu kamar tidur plus dengan dimensi 32 meter persegi, dua kamar seluas 42 meter persegi, dan double keydengan dua kamar tidur dan kamar mandi di setiap kamar seluas 42 meter persegi.

Kemudian triple key seluas 63 meter persegi dengan tiga kamar yang masing-masing memiliki kamar mandi.

GM Marcomm PPRO, Djoni Satria mengutarakan, pihaknya ingin Apartemen Evencio menjadi pionir sebagai apartemen mahasiswa pertama di Indonesia yang peduli dengan pencegahan narkoba. “Kalau penghuninya mahasiswa itu kan sangat rentan sekali gaya hidupnya termasuk dengan narkoba maka kita siapkan sistem keamanan terpadu,” terangnya.

Selain menciptakan sistem keamanan terpadu, pihak PPRO juga melatih para personil keamanannya untuk mengetahui ciri-ciri pengguna narkoba agar mampu memonitor dan mencegah agar tak terjadi transaksi atau penggunaan narkoba di lingkungan apartemen.

Untuk pengawasan, setiap menara Evencio Margonda akan dilengkapi 580 unit CCTV. “Kami tidak ingin cuek dengan para penghuni, maka dari itu kita berusaha mengetahui siapa saja penghuninya tanpa harus mengganggu privasi mereka maka itu ditempatkannya di area publik saja,” tutur Djoni.

Menurut Djoni, ada tiga jurus untuk mencegah narkoba beredar di Apartemen Evencio. “Menerapkan sistem x-ray dan ruang terbuka yang cukup untuk penghuni berinteraksi sosial, serta sosialisasi rutin, seperti seminar atau penyuluhan setiap enam bulan sekali,” ungkapnya.

Dia juga menjelaskan, inovasi apartemen bebas narkoba merupakan komitmen dan perhatian perusahaan berkode emiten PPRO ini terhadap bahaya narkoba. Oleh karena itu, pihaknya menggandeng BNN sebagai dukungan atas program pemerintah mencegah penyalahgunaan narkoba, terutama kaum muda.

“Proyek apartemen bebas narkoba yang akan dibangun ini sangat strategis, tidak sekadar mengejar pendapatan, namun juga kontribusi kepada masyarakat,” ucap Djoni. (Riki)