www.korannasional.com–Aparat kepolisian Polresta Depok menangkap dua pria bernama Vincent (42) dan Julian (38). Berbekal kartu pers kedua pria berpura-pura sebagai konsumen dan menderita kerugian. Keduanya diduga memeras perusahaan popok agar apa yang dialami tidak dimuat di media massa.

Kepala Satuan Reskrim Polresta Depok Komisaris Teguh Nugroho mengatakan modus yang mereka lakukan dengan berpura-pura sebagai konsumen popok dewasa. Mereka mengkomplain produk yang mereka beli ada kelabang di dalamnya.

“Jadi pelaku ini komplain kepada perusahaan bahwa popok yang dibelinya beberapa hari lalu itu di dalamnya ada kelabang,” kata Kompol Teguh saat dihubungi di Depok, Jawa Barat, Jumat (26/8/2016).

Kedua tersangka dan perusahaan popok tersebut terlibat perbincangan. Hingga akhirnya keduanya menawarkan untuk berdamai. Asalkan perusahaan tersebut memberikan sejumlah uang puluhan juta.

“Namun kalau tidak diberikan, maka berita tentang adanya kelabang dalam popok akan dipublikasikan ke media massa,” ucap Kompol Teguh.

Namun, pihak perusahaan tidak kehabisan akal dengan ancaman kedua pria tersebut. Sebelum bertemu keduanya, pihak perusahaan meminta bantuan polisi untuk mengawalnya. Jadi ketika uang itu diserahkan, kedua wartawan gadungan itu langsung ditangkap di sebuah restoran Padang, Jalan Raya Citayam.

“Setelah bertemu akhirnya korban menyerahkan uang sebesar Rp 3 juta. Petugas kami langsung menggelandangnya ke Malporesta Depok,” pungkas Kompol Teguh.

Vincent dan Julian dijerat pasal 368 KUHP tentang pemerasan. Ancaman hukumannya di atas 5 tahun penjara. (Mas Tete)