www.korannasional.com–Personel Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap komplotan pelaku pencurian sepeda motor. Seorang di antaranya adalah perempuan yang bertindak sebagai penadah.

Para pelaku masing-masing berinisial RD alias EC (18), JAP alias AL (17) dan HR alias CM (20). Seorang lagi wanita berinisial MR yang juga ibu rumah tangga.

“Kalau RD ini tugasnya sebagai pemetik, JAP jadi joki, sementara CM dia tugasnya mengamati keadaan sekeliling,” kata Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Budi Hermanto dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Jumat (26/8/2016).

Ketiganya sudah beberapa kali melakukan kegiatan tersebut. Terakhir aksinya lakukan di kawasan Cakung, Jakarta Timur, dengan merampas motor Yamaha Mio J pada Jumat 19 Agustus 2016.

Namun dini hari tadi, para pelaku berhasil ditangkap di lokasi berbeda. Pelaku MR yang berperan sebagai penadah menangis usai ditangkap.

Kepada awak media, ibu rumah tangga itu mengaku tak tahu bahwa motor yang dibelinya merupakan hasil curian. Motor yang dibelinya kemudian diserahkan kepada suaminya yang masih menanggur.

“Belinya Rp1,2 juta. Ngambilnya buat suami saya, karena dia memang belum dapat kerjaan. Rencananya mau buat ngojek, saya enggak tahu hasil curian, tahunya itu bodong,” ujar MR sembil menangis.

Atas perbuatannya, ketiga pelaku pria akan dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dan Pemberatan dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara. Sementara penadah akan dijerat dengan Pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama empat tahun penjara. (Mas Tete)