www.korannasional.com–
Salah satu program TP3H Kementerian Pariwisata untuk memacu pariwisata halal diantaranya dengan menyelenggarakan Kompetisi Pariwisata Halal Nasional (KPHN) 2016.

Kompetisi ini juga merupakan ajang apresiasi terhadap destinasi dan industri yang mengembangkan pariwisata halal. Para pemenangnya akan diusulkan dalam kompetisi pariwisata halal internasional, World Halal Tourism Award 2016.

Kompetisi yang dimulai sejak Juni 2016 hingga September 2016 sudah memasuki tahap asesmen dan penjurian. Dari hasil penilaian dan pleno Dewan Juri, sebanyak 111 destinasi dan industri pariwisata nasional terpilih menjadi nominator dalam KPHN 2016.

Kementerian Pariwisata akan memberikan penghargaan kepada para pemenangnya berupa 15 Anugerah Pariwisata Halal Terbaik, dengan kategori sebagai berikut:

Airport Ramah Wisatawan Muslim Terbaik
Hotel Keluarga Ramah Wisatawan Muslim Terbaik
Resort Pantai Ramah Wisatawan Muslim Terbaik
Biro Perjalanan Wisata Halal Terbaik
Website Travel Ramah Wisatawan Muslim Terbaik
Destinasi Bulan Madu Ramah Wisatawan Muslim Terbaik
Operator Haji dan Umroh Terbaik
Destinasi Wisata Halal Terbaik
Destinasi Kuliner Halal Terbaik
Destinasi Budaya Terbaik
Sentra Kuliner Halal Terbaik
Pusat Belanja Ramah Wisatawan Muslim Terbaik
Restoran Halal Terbaik
Daya Tarik Wisata Terbaik
Kuliner Halal Terbaik

Masyarakat akan memilih nominator yang terbaik melalui e-voting yang digelar secara online mulai tanggal 26 Agustus – 15 September 2015. Pemilihan melalui e-voting dapat diakses pada website www.halaltourism.id. Penganugerahan penghargaan (award) Pariwisata Halal direncanakan pada 27 September 2015 mendatang. Pemenang KPHN akan diusulkan mengikuti kompetisi pariwisata halal internasional, mewakili Indonesia.

Dewan Juri KPHN 2016 menggelar rapat pleno, Selasa, 23 Agustus 2016, menetapkan para nominator tersebut. Nominator dipilih dari para pendaftarnyag dibuka sejak Juni 2016 dan rekomendasi TP3H. Rapat pleno juga memutuskan memperluas kategori dengan mengakomodasi kearifan lokal.

“Kami juga mendorong dan mengapresiasi industri pariwisata halal yang mengusung local wisdom (kearifan lokal),” ujat Ketua TP3H Kementerian Pariwisata, Riyanto Sofyan, Kamis (25/8/2016).

Riyanto memaparkan, KPHN 2016 akan mendorong pengembangan pariwisata nasional melalui industri pariwisata halal (halal tourism) atau pariwisata ramah wisatawan muslim (muslim friendly tourism). Aspek penilaian utama dalam KPHN 2016 meliputi Profile, Key Achievment, Unique Characteristics.

Aspek penilaian Profile meliputi pofil destinasi atau usaha serta komitmen pada kepatuhan untuk memenuhi kebutuhan wisatawan muslim, sertifikasi halal untuk produk makanan dan minuman, penyediaan fasilitas kemudahan untuk beribadah, dan komitmen yang tergambar dalam kebijakan, struktur organisasi, kepemimpinan, sistem operasional.

Aspek penilaian Key Achievements menggambarkan performance destinasi atau usaha, data pasar dan pekermbangannys, capaian dan target pasar, kepuasan konsumen, kinerja keuangan, sistem prosedur serta pembinaan SDM.

Aspek Unique Characteristics merupakan inovasi dan terobosan produk dan pelayanan yang sesuai pada komitmen pemenuhan kebutuhan wisatawan muslim.

TP3H Kementerian Pariwisata mengapresiasi partisipasi masyarakat, pemerintah daerah, dan dunia usaha yang sudah mengembangkan pariwisata halal dan turut serta dalam KPHN 2016.

“Antusiasme masyarakat berpartisipasi dalam kompetisi ini sangat tinggi dan ini membangkitkan optimism bahwa pariwisata halal Indonesia akan menjadi unggulan di di dunia,”ujar Lokot Ahmad Enda Siregar, Asisten Deputi Pengembangan Destinasi Pariwisata Budaya Kementerian Pariwisata, yang juga menjabat Sekretaris TP3H. (Riki)