www.korannasional.com–Sebanyak 5 orang perempuan berkewarganegaan Maroko ditangkap Tim Pengawas Orang Asing (Timpora) Kantor Imigrasi Kelas I Bogor karena diduga menjadi PSK di Kawasan Puncak, Bogor pada Sabtu (13/8) dini hari. PSK dengan sebutan ‘Magribi’ tersebut ditangkap dari dua vila mewah di Kecamatan Cisarua, Bogor.

Kelimanya hingga kini masih menjalani pemeriksaan di Kantor Imigrasi Kelas I Bogor. Dari hasil pemeriksaan sementara, hanya 2 orang perempuan yang memiliki paspor. Sementara 3 perempuan lainnya belum bisa menunjukkan dokumen-dokumen keimigrasian.

Dari catatan dalam paspor, 2 WN Maroko tersebut diketahui sudah lebih dari 3 kali mendatangi Indonesia ke Puncak,

Bogor. Salah satu perempuan yang diamankan Rachida Annida, diketahui sudah lebih dari 3 kali ke kawasan Puncak, Bogor.

Sementara Rachida Dabela diketahui sudah berkunjung ke Indonesia sebanyak 6 Kali dengan rata-rata kunjungan selama 2 minggu

hingga 1 bulan lamanya. “Semua yang diamankan masih di Kantor Imigrasi. Masih diperiksa, kita dalami keterangan dan informasi lain” kata Pengawas dan Penindakan Kantor Imigrasi Kelas I Bogor, Arief Hazairin Sutoto, Senin (15/8/2016).

“Perempuan yang kita amankan semuanya berasal dari Maroko. Diduga mereka ini bekerja sebagai PSK Magribi. Mereka kita amankan

karena melanggar keimigrasian,” jelas Kepala Kantor Imigrasi, Herman Lukman. (Mas Tete)