>

www.korannasional.com–Untuk mengatasi tindak kejahatan pada anak dan perempuan, Polresta Depok membentuk Tim Satuan Tugas Perlindungan Anti Kekerasan Korban Anak dan Wanita (Tim Satgas Srikandi). Tim yang dibentuk sejak 27 Juli 2016 lalu ini beranggotakan sembilan personil polwan yang dipimpin seorang perwira, AKP Elly Pandiansari.

“Ini upaya untuk menekan kejahatan terhadap anak dan perempuan. Tugasnya juga mencegah dan melakukan penyuluhan agar dapat terhindar dari tindak kejahatan,” ujar Kapolresta Depok, Kombes Pol Harry Kurniawan di Mapolresta Depok, Jumat (12/8/2016).

Harry mengutarakan, berdasarkan data, setiap hari ada laporan kekerasan atau kejahatan menimpa anak dan perempuan di Kota Depok. Untuk itu dengan dibentuk Tim Srikandi Polresta Depok diharapkan bisa dapat menekan angka kejahatan pada anak dan perempuan. “Untuk pertama nanti anggota Tim Srikandi akan dimentorkan langsung oleh Tim Jaguar yang sudah ada lebih dahulu,” terangnya.

Anggota Komisi III DPR RI, Risa Marizka, mengapresiasi kinerja Polresta Depok, terutama terkait dibentuknya Tim Satgas Srikandi. Pembentukan Satgas Srikandi Polresta Depok ini sudah sesuai dengan arahan Bapak Presiden RI Joko Widodo dalam pencegahan kejahatan dan kekerasan terhadap anak dan perempuan. “Ini sudah sejalan dengan perintah Bapak Presiden Jokowi terkait Perppu Kebiri bagi pelaku kekerasan anak,” tegas Risa.

Menurut Risa, pembentukan Tim Satgas Srikandi luar biasa dan sudah dapat bersinergi dalam sama-sama menekan kejahatan atau kasus kekerasan anak dan perempuan. “Rencana kita ke depan akan mensosialisasikan Tim Srikandi dengan turun langsung ke masyarakat. Nanti kita akan turun bareng door to door ke masyarakat memperkenalkan Tim Srikandi. Diharapkan kehadiran Tim Srikandi dapat menekan kekerasan terhadap anak dan perempuan di dalam rumah maupun di luar rumah,” tutur Risa seusai melakukan kunjungan kerja ke Mapolresta Depok, Jumat (12/8/2016). (mas tete)

LEAVE A REPLY