www.korannasional.com–PT Pertamina akan melakukan operasi pasar untuk jamin ketersediaan gas elpiji tiga kilogram di Kota Depok. Selama bulan Ramadhan, PT Pertamina telah melakukan penambahan jumlah pasokan gas elpiji tiga kilogram sebanyak 290 ribu tabung.

”Jumlah tersebut, disebar mulai dari awal, pertengahan, akhir Ramadhan hingga setelah lebaran Idul Fitri 1437 H.” ujar Senior Sales Representatif Pertamina Wilayah Depok, Bogor dan Sukabumi, Herdi Surya Indrawan, di Depok, Kamis (9/6).

Herdi mengutarakan, pihaknya telah memiliki data historis. ”Biasanya dengan penambahan lima hari kerja itu sudah mencukupi. Namun, tidak menutup kemungkinan apabila terjadi kekurangan di suatu daerah kami akan lakukan operasi pasar,” terangnya.

PT Pertamina akan memberikan sanksi kepada pangkalan gas elpiji tiga kilogram yang menjual gas dengan ukuran tersebut di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

”Kalau ada pangkalan yang terbukti menjual di atas harga HET maka akan kami berikan sanksi berupa skorsing terhadap pangkalannya. Kami juga akan putus hubungan usahanya,” tegas Herdi.

Dia melanjutkan, bahwa pihaknya menjamin gas elpiji tiga kilogram selama Ramadan hingga setelah lebaran dalam kondisi aman dan tersedia. ”Kami juga meminta kepada masyarakat yang mampu agar tidak membeli gas elpiji tiga kilogram, kami telah siapkan gas elpiji yang 5,5 kilogran,” imbuh Herdi.

Tak hanya itu, Herdi juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan panic buying karena PT Pertamina menjamin melalui agen di wilayah Depok sebanyak 24 agen. ”HET di pangkalan Rp16 ribu, kalau gas yang 5,5 kg itu HET Rp65 ribu. Di pengecer nggak ada harga HET, tergantung distribusi dan pasarnya, harga wajar pengencer di angka Rp20 ribu,” jelasnya. (risjaddin)