www.korannasional.com–Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Agus Suherman mengatakan berdasarkan monitoring masih stabil harga-harga kebutuhan pokok sembako jelang Ramadhan di enam pasar tradisional di Kota Depok. “Harga-harga masih wajar, belum mengalami lonjakan drastis. Ada harga yang naik tapi juga ada harga yang turun,” ujar Agus di Balaikota Depok, Jumat (3/6/2016).

Agus mengungkapkan, per 29 Mei 2016, harga-harga kebutuhan sembako yang mengalami kenaikan yakni harga daging sapi murni naik dari harga rata-rata Rp 97.857/kg menjadi Rp 100.714/kg. Daging ayam broiler naik dari harga rata-rata Rp 30.429/kg menjadi Rp 33.286/kg. Cabe rawit merah naik dari harga rata-rata Rp 23.143/kg menjadi Rp 27.000/kg. Cabe rawit hijau naik dari harga rata-rata Rp 20.180/kg menjadi Rp 20.286/kg. “Naiknya harga kebutuhan pokok tersebut disebabkan oleh berkurangnya pasokan, sementara permintaan meningkat,” ungkap Agus.

Adapun harga-harga kebutuhan pokok yang justru turun per 29 Mei 2016 yakni, cabe merah biasa turun dari harga rata-rata Rp 27.857/kg menjadi Rp 26.857/kg. Bawang merah turun dari harga rata-rata Rp 34.857/kg menjadi Rp 34.143/kg. “Turunnya harga cabe merah dan bawang merah karena banyak pasokan yang masuk. Untuk harga sayur-mayur tidak mengalami kenaikan dan penurunan,” terang Agus.

Menurut Agus, dari hasil pemantauan per 29 Mei 2016, ketersediaan kebutuhan pokok secara keseluruhan cukup memenuhi permintaan. “Tidak ada komoditi kebutuhan pokok sembako yang mengalami kelangkaan,” tegasnya.

Namun, Agus mengutarakan, pihaknya tak dapat memastikan kesetabilan harga tersebut dapat bertahan saat bulan Ramadan hingga jelang hari raya Idul Fitri. Sebab, jika dilihat biasanya harga daging sapi, telur ayam dan daging ayam akan mengalami kenaikan.

“Hingga saat ini, kami memastikan pasokan disetiap pasar induk maupun pasar tradisional masih tergolong aman, kami tak menemukan adanya lonjakkan harga, baik sembako maupun sayur mayur,” tandas Agus. (illa)