www.korannasional.com–Jelang Ramadan, beberapa harga kebutuhan sembako di pasar-pasar di Kota Depok masih fluktuatif. Ada yang mengalami kenaikan harga, namun ada pula yang mengalami penurunan harga.

Di Pasar Cisalak, Jalan Radar Auri, Kota Depok, harga-harga sembako yang mengalami kenaikan antara lain cabai rawit merah yang sebelumnya Rp18 ribu/kg menjadi Rp24 ribu, sementara cabai rawit hijau sebelumnya Rp14 ribu saat ini menjadi Rp15 ribu. Selain itu, gula pasir yang sebelumnya Rp16 ribu/kg menjadi Rp17 ribu/kg.

Sedangkan penurunan harga lain, bawang merah yang tadinya Rp36 ribu/kg kini menjadi Rp30 ribu/kg, lalu harga tomat sebelumnya Rp9000/kg menjadi Rp6000/kg. “Harga masih flikruatif. Biasanya harga mengalami kenaikan pada saat h-7 puasa,” ujar Kepala Pasar Cisalak, Nelson Da Silva, Rabu, (25/5/2016).

Adapun untuk harga daging sapi, hingga saat ini harganya masih berada di angka Rp110 ribu/kg. Begitu juga dengan harga daging ayam masih di harga Rp35 ribu.

Menurut Nelson, kenaikan dan penurunan harga masih terus terjadi. “Harganya masih fluktuatif, jika ada harga yang naik, kenaikannya tidak terlalu signifikan,” terangnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Agus Suherman, mengklaim beberapa komoditas bahan pokok di sejumlah pasar tradisional mengalami penurunan. “Pantauan kami, harga telur dan cabai merah turun,” kata Agus.

Agus menuturkan harga telur sebelumnya Rp22.000/kg yang saat ini menjadi Rp20.000/kg. Adapun, harga cabai merah mencapai Rp32.000/kg dari sebelumnya Rp40.000/kg. Bawang merah naik drastis dari Rp25.000/kg menjadi Rp44.000-Rp45.000/kg.

“Namun demikian meskipun sebagian besar harga sembako di pasar tradisional cenderung naik, kami jamin stok semua jenis sembako tercukupi untuk kebutuhan Ramadhan. Kami mengimbau kepada warga Depok untuk tidak terlalu konsumtif dan berbelanja sesuai kebutuhan,” tutur Agus. (robino hutapea)