www.korannasional.com.com–Aparat kepolisian Polres Metro Jakarta Selatan (Jaksel) berhasil mengungkap kasus pornografi yang dilakukan oleh pasangan suami istri (Pasutri) dengan mempertontonkan hubungan intim mereka di sebuah situs media sosial. Pasutri tersebut diketahui berinisial A (33) dan Leny (31) yang grebek polisi saat sedang beraksi menyelenggarakan tontonan live mesum di Apartemen Gateway, Pesanggrahan, Jaksel, pada Kamis, 19 Mei 2016 malam.

“Pengrebekan itu terjadi berkat adanya laporan iklan di situs internet yang berisi menawarkan tontongan porno secara langsung di sebuah apartemen,” ujar Wakasat Polres Metro Jaksel Kompol Murgiyanto di Mapolres Jakarta Selatan, Jumat (20/5/2016).

Kompol Murgiyanto menambahkan, selain mempertontonkan hubungan intim, pelaku juga menjajakkan si wanita untuk dapat berhubungan badan secara bersama-sama kepada para penontonnya. “Jadi, selain mempertontonkan hubungan intim di hadapan pelanggannya itu, pasutri itu juga mempersilahkan pelanggan berhubungan badan dengan istrinya itu. Tempatnya, yah di Apartemen Gateway itu,” terangnya.

Menurut Kompol Murgiyanto, melalui situs online yang berisikan konten video porno, pasutri tersebut dapat menjaring para pelanggannya dengan harga dan nomer telepon yang sudah tercantum di situs tersebut. “Tarifnya sekali main itu Rp800 ribu, sudah termasuk sewa kamar dan pelanggan sudah bisa ikut hubungan badan juga serta boleh direkam juga sama pelanggannya,” jelasnya.

Dari penggerebekan itu, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dengan rincian uang tunai senilai Rp1,5 juta, alat pelumas, serta ponsel yang digunakan pasutri tersebut untuk melakukan komunikasi dengan para pelanggannya. “Keduanya kami jerat Pasal 34 dan Pasal 36 UU Nomor 44 tahun 2008 tentang pornografi dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. Kami masih dalami lapak di internetnya itu, tak menutup kemungkinan adanya lapak-lapak yang sama seperti kedua pasutri itu,” tutup Kompol Murgiyanto. (mas tete)