www.korannasional.com-Waspadailah terhadap peredaran uang lembaran Rp200.000 karena dipastikan uang tersebut adalah palsu. “Sampai saat ini BI belum pernah mengeluarkan uang lembaran Rp200.000. Sampai kini lembaran uang nilai tertinggi itu masih Rp100.000,” ujar Kepala Kantor Wilayah Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Bayu Martanto, selasa (17/5/2016).

Bayu mengatakan, BI sudah mendapat laporan bahwa keberadaan uang palsu lembaran Rp200.000 itu dilansir pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab di media sosial. “Para pelaku menyebarkan informasi seolah-olah lembaran uang Rp200.000 sudah beredar padahal BI tidak pernah mengeluarkan. Karena info bohong tersebut, banyak masyarakat yang datang ke BI menanyakan kebenaran tersebut,” terangnya.

Dia menjelaskan, uang palsu tersebut dominan berwarna ungu dan bergambarkan pemain polo lengkap dengan kudanya. “Kabar bohong yang beredar di sosial media tersebut adalah perbuatan sekelompok orang yang kemungkinan memiliki tujuan untuk melakukan penipuan. Hingga kini belum ada dari BI menyampaikan bahwa akan ada rencana pengeluaran uang dengan pecahan Rp200.000,” jelas Bayu.

Untuk itu, Bayu meminta masyarakat berhati-hati dalam bertransaksi dan jika menerima uang pecahan Rp200.000 jangan diterima dan segera melaporkan ke pihak yang berwajib. “BI selalu memberikan informasi kepada masyarakat mengenai hal yang berkaitan dengan mata uang melalui media, termasuk rencana mengeluarkan uang baru,” tutupnya. (paulus pirwanto)