www.korannasional.com–Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana menjadikan kawasan Kalijodo sebagai Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA). “Jadi, Kalijodo itu nanti konsepnya adalah ruang publik terpadu. Ada taman yang dapat digunakan anak-anak sebagai tempat bermain,” kata Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Gamal Sinurat, Kamis (5/5/2016).

Menurut Gamal, ruang publik tersebut juga akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, di antaranya kamar mandi serta musholla yang akan terus beroperasi selama 24 jam. “Berbagai fasilitas penunjang untuk masyarakat akan kami sediakan di ruang publik itu. Bahkan, ada juga fasilitas untuk penyandang disabilitas, misalnya tuna netra dan lain-lain. Semua bisa menikmati ruang publik itu,” tuturnya.

Lebih lanjut, dia menuturkan, untuk pembiayaan pembangunan RPTRA tersebut akan diperoleh dari program sosial perusahaan swasta atau Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Sinarmas. “Untuk pembiayaannya akan menggunakan CSR dari PT Sinarmas. Tidak ada imbalan apapun. Pembiayaan hanya dari Sinarmas karena hanya perusahaan itu saja yang mengajukan diri untuk membantu pembiayaan, makanya langsung kami proses,” jelas Gamal.

Gamal mengungkapkan proses pembangunan fisik RPTRA tersebut baru dapat dimulai apabila desain dan perencanaannya sudah selesai dibuat secara keseluruhan.
“Setelah desain dan perencanaannya selesai, baru kami mulai pembangunan RPTRA itu. Pembuatan desain RPTRA itu sendiri akan selesai kira-kira satu atau dua bulan lagi,” ungkapnya.

Lanjut Gamal, saat ini proses pembersihan puing-puing bangunan yang dibongkar di kawasan Kalijodo masih terus berlangsung. “Diharapkan, pembersihannya dapat berjalan dengan cepat, sehingga pembangunan RPTRA bisa segera dimulai,” pungkasnya. (mas tete)