www.korannasional.com–Kepala Sekolah (Kepsek) SDN Cikuya 1, Desa Cikuya, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, berinisial SHD babak belur dihajar warga pada kemarin malam. Ia jadi pelampiasan warga lantaran tepergok sedang berduaan dengan orangtua murid di salah satu ruang kelas SDN tersebut.

Salah seorang warga sekitar yang menjadi saksi mata atas peristiwa itu, Oman mengatakan, penggerebekan itu berlangsung semalam. “Awalnya saya melihat pelaku datang ke SDN mengendarai motor pukul 19.00 WIB. Ia lalu memarkir motornya di depan toilet sekolah. Kemudian pelaku masuk ke dalam ruangan kelas dan mengunci pintu dari dalam,” ujar Oman, Minggu 17 April 2016.

Karena curiga, Oman kemudian memanggil warga dan bersama-sama menggedor ruang kelas yang terkunci dari dalam tersebut. “Begitu pintu terbuka, saya kaget karena oknum kepsek itu sedang berduaan dengan perempuan yang ternyata adalah wali murid,” ujar Oman.

Warga yang melihat hal itu langsung marah. Tanpa dikomando, warga langsung menghakimi SHD hingga bonyok. Takut amarah warga semakin membabi buta, warga segera melapor ke Polsek Cisoka.

Sementara itu, Kapolsek Cisoka AKP Sumaedi membenarkan peristiwa tersebut. “Warga curiga ketika malam-malam ada yang datang ke sekolah dan masuk ke salah satu ruangan terus gelap-gelapan. Jadinya oleh warga langsung di gerebek. Kami segera mengamankan keduanya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya, Senin (18/4/2016).

Sumaedi mengungkapkan, beberapa saksi sudah diperiksa. Warga menginginkan SHD tidak lagi menjabat menjadi kepsek di SDN Cikuya 1. “Warga menginginkan SHD untuk dipindah atau tidak lagi menjabat sebagai kepala sekolah. Saat ini kasusnya masih kami dalami,” tutur AKP Sumaedi. (mastete)