www.korannasional.com–Sebanyak 19 Sekolah tingkat SMA/SMK di Depok sudsah melaksanakan Ujian Nasional (UN) menggunakan Computer Based Test (CBT). Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Pendidikan Menengah Kejuruan (Dikmenjur) Dinas Pendidikan (Disdik), Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Tatik Wijayati di Balaikota Depok, Selasa (5/4).

Disdik Pemkot Depok berupaya memfasilitasi tiap sekolah agar pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) terealisasi. ”Kami terus berupaya secara maksimal untuk memfasilitasi agar CBT dapat terlaksana dengan baik,” ujar Tatik.

Dari 43 sekolah yang mengikuti UNBK, ada 19 SMA yang menggunakan CBT, 10 di antaranya merupakan sekolah swasta. Sedangkan untuk SMK, yang menggunakan CBT adalah 20 SMK swasta dan 4 SMK Negeri. ”Untuk sekolah-sekolah negeri memang masih banyak pinjaman laptop dan komputernya. Ada juga yang pemberdayaan orangtua. Kami juga meminjam dari SMP yang belum UN,” tutur Tatik.

Wali Kota Depok, M. Idris mengatakan bahwa CBT ini merupakan salah satu upaya pengaplikasian Cyber City di dunia pendidikan. Walaupun masih belum semua sekolah menjalankan, namun Depok akan terus mencoba untuk meningkatkan agar kedepannya semua sekolah dapat menjalankan CBT ini.

”Kedepan, tentunya akan diperbaiki, khususnya untuk ketersediaan dana jika kita mau ke arah kesana. Itu sudah kita upayakan dan akan kita berikan reward ke tiap sekolah, baik dari kompetensi guru, pembelajaran serta sarana dan prasarana,” jelas Idris.

Menurut Idris, salah satu keunggulan dari CBT ini adalah dari sisi siswa, mereka bisa lebih enjoy dan praktis, serta suasana psikologis lebih santai. Namun, faktor eksternal misal seperti kendala server dan juga listrik juga harus diperhatikan oleh pihak sekolah, jangan sampai faktor eksternal tersebut malah menghambat ujian yang berlangsung. ”Faktor eksternal juga harus diperhatikan, itu harus bisa dijamin oleh penyelenggara yaitu panitia UN serta pihak sekolah,” pungkasnya. (syaiful rm)