korannasional.com-El Clasico kali ini, kemungkinan akan berlangsung panas, mengingat akan terjadi pertemuan penuh dendam antara Zinedine Zidane dan Luis Enrique. Zidane akan melakoni El Clasico yang pertama sebagai pelatih Real Madrid. Tapi, maestro asal Prancis itu, punya misi terselubung. Pria berkepala plontos itu ingin bernostalgia dengan Enrique yang kini membesut Barcelona dalam lanjutan Liga Spanyol yang akan berlangsung di Camp Nou, Barcelona, Minggu (3/4/2016).

Kedua pelatih itu punya sejumlah kenangan saat masih aktif bermain. Salah satunya pada 19 April 2003, saat bertemu di Santiago Bernabeu. Ketika itu kedudukan imbang 1-1. Tapi, Zidane membuat kegaduhan karena melanggar Carles Puyol hingga terjatuh.

Enrique yang melihat peristiwa itu langsung menghadang Zidane. Tapi, Zidane malah mendorong wajah Enrique. Zidane akhirnya menerima kartu kuning. Sedangkan Enrique yang sebelumnya sudah mendapat kartu kuning, malah terbebas dari hukuman.

“Saat itu semuanya melindungi tim masing-masing. Saya tidak punya kenangan buruk atau baik mengenai peristiwa itu. Saya juga tidak ingat apakah pernah berseteru dengan Zinedine Zidane. Tapi, yang pasti kami hanya membela tim masing-masing,” ucap Enrique, dilansir marca.

Pada musim itu Zidane menjadi pihak yang tertawa terakhir karena Madrid menjuarai Liga Spanyol. Tapi, dia tetap tidak mampu meruntuhkan reputasi Enrique. Pria asal Spanyol itu sudah jadi buah bibir setelah membelot dari Madrid ke Barcelona pada 1996.

Sejak bergabung dengan klub katalan, Enrique memenangi separuh dari 16 El Clasico yang dijalani. Sedangkan Zidane hanya menang tiga kali selama 11 kali jumpa Barcelona. Dan, saat El Clasico pamungkasnya pada 2005, Zidane dibuat menderita akibat ulah Ronaldinho.

Sekarang Zidane akan bersua lagi dengan Enrique. Kedua akan adu taktik untuk saling mengalahkan. Sayangnya, pada duel kali ini Zidane dalam posisi tidak diuntungkan. Pasalnya, Enrique lebih berpengalaman sebagai nakhoda.

Enrique sudah sejak 2011 jadi pelatih dan punya prestasi bagus, khususnya bersama Barcelona. Datang ke Camp Nou pada 19 Mei 2014, Enrique langsung membukukan treble winner dengan memenangi Liga Spanyol, Copa del Rey dan Liga Champions. Sedangkan Zidane baru tiga bulan melatih Madrid atau sejak 4 Januari 2016. (dedi firdi)