korannasional.com-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan kasus dugaan suap proyek jalan di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang telah menjerat lima orang menjadi tersangka. Kali ini, penyidik lembaga antirasuah itu tengah mengusut sejumlah pertemuan antara pejabat di Kementerian PUPR dan Anggota Komisi V DPR yang membahas penyusunan anggaran sejumlah proyek.

“Penyidik juga mendalami adanya peristiwa pertemuan-pertemuan yang berkaitan dengan penyusunan anggaran di Kementerian PUPR yang melibatkan Anggota DPR,” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (24/3/2016).

Menurut Priharsa, informasi-informasi pertemuan yang diduga berkaitan dengan perkara suap proyek pembangunan jalan di Maluku dan berpotensi untuk dikembangkan ini tengah dianalisis oleh penyidik KPK. “Kalau ada kesimpulan dari hasil analisis tersebut nanti juga akan disampaikan kepada teman-teman,” terang dia. (rakan)